Preambule

 Bismillahirrahmanirrahim,


Hari ini, saya mencoba untuk memulai menuliskan jurnal perjalanan saya di bisnis Property.  Bagaimana saya akhirnya terjun dan terdampar dalam bisnis ini.  

Saya sudah terbiasa menjadi wanita pekerja di luar rumah selain tentu saja menjadi seorang istri dan ibu bagi kedua anak saya. Sejak lulus kuliah saya selalu bekerja, jadi ketika kemudian pada tahun 2015 saya terpaksa harus kehilangan pekerjaan saya sebagai admin/sekretaris di PT. Intilog Indonesia karena situasi perusahaan waktu itu sedang sulit dan pekerjaan saya bukanlah pekerjaan yang vital banget di Perusahaan tersebut saya pun terkena PHK.  Suami saya masih bekerja di sana sampai saat ini.  

Maka setelah menjadi "Pengangguran" hahaha emak-emak mah gada nganggurnya ya bu....:)) saya mencari banyak kesibukan, sempat ikut kursus menjahit, dan sekarang alhamdulillah saya bisa menjahit meskipun saya tidak bisa menekuni sepenuhnya dunia menjahit karena kerjanya berat, pinggang saya dipertaruhkan, saya ga kuat duduk di depan mesin jahit berhari-hari. Piagam menjahit tingkat nasional yang saya dapat masih di BLK sampai sekarang belum sempat saya ambil.  Saya cukup bahagia bisa membuat baju untuk diri sendiri dan keluarga saya. Untuk menjadikannya sebagai bisnis kayaknya bukan passion saya disitu, cukup jadi hobi sambilan saja.

Bertahun-tahun saya berjuang di "PayTren", bahkan ketika saya membuka-buka blog lama saya disini banyak cerita soal saya menjadi aktivis PayTren.  Kenapa dulu bisa menjadi aktivis di sebuah perusahaan MLM padahal itu bukan tipe bisnis ideal saya?  Lebih karena terpikat dengan Visi dan Misinya, ada idealisme yang ingin saya wujudkan di dalam sana.  Yang akhirnya idealisme itu menemui jalan buntu, saya merasa sudah tidak sefrekwensi lagi dengan kebijakan-kebijakan yang diambil oleh PayTren sehingga akhirnya saya pun memutuskan untuk mundur.

Saat saya kehilangan arah, tak tahu apalagi yang mau di kerjakan untuk menyalurkan idealisme saya.  Saya di pertemukan dengan sahabat saya yang sedang berjuang untuk mengembangkan Property Syariah di Balikpapan.  Saya ini bukan marketer jagoan, kurang bisa bergaul, circle pertemanan saya juga tidak banyak apa iya saya bisa jualan rumah? hehehe.  Tapi ada idealisme dan cita-cita mulia disini, membantu ummat untuk bisa memiliki rumah tanpa riba, membantu masyarakat agar bisa memiliki rumah dengan harga terjangkau.  Maka dengan niat tulus saya memutuskan untuk mencoba.  Walaupun konsumen saya tak banyak alhamdulillah saya masih bisa jualin beberapa unit rumah dan kavling.

Semakin lama saya terlibat di Property Syariah ini, saya jadi punya cita-cita besar, kelak bisa memiliki Perusahaan Property sendiri.  Mengembangkan Property Syariah lebih luas lagi. 

Sekali lagi Bismillahirrahmanirrahim..................................


"Ini Design rumah yang ingin kuwujudkan kelak untuk merenovasi rumahku"


Comments

Popular posts from this blog

CLUSTER JASMINE

BUKIT SROBONG RESIDENCE

BELAJAR TENTANG KEHIDUPAN